Input
Untuk menerima inputan dengan perintah cin, makan operator yang akan digunakan adalah overloaded operator (>>) dan diikuti oleh variable tempat menyimpan inputan data. Ini hanya dapat diproses setelah penekanan tombol ENTER. Jadi, walaupun hanya satu karakter yang dimasukkan, sebelum penekanan Enter, cin tidak akan merespon apa-apa.
cin juga dapat digunakan menerima beberapa inputan dalam sekali pernyataan:
cin >> a >>b;
|
sama dengan pernyataan :
cin>>a;
cin>>b;
|
kedua pernyataan di atas, jika dijalankan akan meminta dua kali inputan data. Satu untuk variable a dan satunya lagi adalah untuk variable b. Dan untuk pemasukan datanya dipisahkan dengan pemisah, misalnya dengan Spasi, Tab atau Enter.
Output
Output (keluaran) adalah aktifitas program yang mendapatkan perintah untuk memberikan informasi data kepada pengguna (manusia). Data itu biasanya merupakan hasil olahan dari data sebelumnya. Operator << dikenal sebagai (insertion operator).
cout << “Hallo”; //mencetak tulisan Hallo ke layar
cout << 123; //mencetak angka 123 ke layar
cout << a; //mencetak isi nilai variabel a ke layar
|
Yang memberikan perintah kepada cout. Untuk contoh pertama, kalimat yang akan di cetak di layar di apit oleh tanda “ “ karena berupa string. Sedangkan untuk contoh kedua dan ketiga, tanpa tanda “ ”, karena yang akan ditampilkan ke layar bukan berupa string ataupun Untuk cout menggunakan operator << (insertion operation).
Sebagai contoh, perhatikan perbedaan dua pernyataan berikut:
cout << ”Hai”; //menampilkan tulisan Hai ke layar
cout << Hai; //menampilkan isi dari variabel Hai ke layar
|
Insertion Operation (<<) dapat digunakan lebih dari satu dalam sebuah pernyataan:
cout << “Hai, “<<” saya ”<<” belajar Matdis ”;
|
dengan perintah di atas, maka dilayar akan muncul pesan Hai, saya belajar C++. Selanjutnya, dapat juga dikombinasikan dengan variable. Misalnya:
cout << “Halo, saya berusia”<<usia<<” tahun “;
|
maka tampilan di layar, adalah sebagai berikut: Halo, saya berusia 23 tahun. Yang paling penting dari cout adalah bahwa perintah ini tidak akan menambahkan perintah ganti baris. Untuk membuktikannya, perhatikan contoh berikut:
cout<<”kalimat pertama.”;
cout<<”kalimat kedua.”;
|
maka di layar akan tampil: kalimat pertama.kalimat kedua. Untuk menambahkan perintah ganti baris, ada dua perintah yang dapat di pakai:
cout<<”Kalimat pertama.\n”;
cout<<”Kalimat kedua\nkalimat ketiga.”;
|
tampilan layar adalah seperti di bawah ini:
kalimat pertama.
kalimat kedua.
kalimat ketiga
|
atau dapat juga dengan menggunakan perintah endl:
cout<<”kalimat pertama.”<<endl;
cout<<”kalimat kedua.”<<endl;
|
Tampilannya dilayarnya adalah seperti dibawah ini:
kalimat pertama.
Kalimat kedua.
|
Fungsi Elemen dalam Pemograman
a. #Include elemen ini berfungsi untuk menyatakan sebuah prosesor pengarah yang menyatakan kepada compiler unruk meletakkan kode dari header file iostream kedalam program.
#include <iostream>
#include <conio.h>
b. Using namespace std; elemen ini berfungsi untuk mendeklarasikan kepada compiler bahwa akan menggunakan semua fungsi yang terdapat dalam namespace.std
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
c. Int main; elemen ini merupakan fungsi utama dari suatu pemrograman dan merupakan bodi dari program yang ingin dibuat.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
Cout<<”Kedai Pelaihari”<<endl;
d. Cout elemen ini berfungsi untuk outputan atau keluaran suatu data.
cout<<” Daftar Menu ”<<endl;
cout<<” Nasi Goreng : 15.000 ”<<endl;
cout<<” Mie Goreng : 18.000”<<endl;
cout<<” Mie Rebus : 18.000”<<endl;
cout<<” Ayam Goreng : 10.000”<<endl;
e. Cin elemen yang berfungsi inputan dan masukan suatu data.
cout<<”: Nasi Goreng : “; cin>>nama1;
cout<<” Mie Goreng : ”; cin>>nama2 ;
cout<<” Mie Rebus : “; cin>>nama3;
cout<<” Ayam Goreng : ”; cin>> nama4 ;
Variabel
Variabel adalah sesuatu tempat atau wadah untuk menampung nilai yang nantinya dapat berubah-ubah selama proses eksekusi. Misal begini:( y = 2x + 1), x dan y merupakan sebuah variabel, sedangkan 1 merupakan bilangan konstan yang memiliki nilai tetap.
Sebuah nama variabel terdiri dari gabungan huruf, angka dan underscore (‘_’). Berikut aturan penamaan sebuah variabel.
1. Nama WAJIB dimulai dengan huruf atau underscore. Dengan kata lain, sebuah nama variabel tidak dapat dimulai dengan angka. Contoh: nama, umur, _nim dan sebagainya.
2. Nama tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, seperti !, @, #, $, %, ^, &, *, (, ), +, -, /, ~, =, [, ], |, \, dan sebagainya kecuali underscore (‘_’).
3. Nama yang lebih dari satu kata tidak boleh dipisahkan dengan spasi. Gunakan underscore untuk memisahkan kata-kata tersebut (contoh: nilai_huruf, data_pegawai, nomor_induk_pegawai, nomor_telepon, rata_rata) atau gunakan huruf besar untuk setiap huruf pertama dari kata-kata tersebut (contoh: nilaiAngka, namaMahasiswa, nomorIndukMahasiswa).
4. Maksimum panjang nama sebuah variabel adalah 31 karakter. Nama yang terlalu panjang sebaiknya disingkat. Contoh nim, nip dan sebagainya.
5. Kata-kata kunci atau keywords yang disediakan bahasa C, seperti switch, if, else, int, char dan lain sebagainya, dan nama-nama fungsi TIDAK DAPAT digunakan sebagai nama variabel, kecuali kata-kata tersebut digabungkan dengan karakter lain sehingga membentuk kata-kata baru.
Bahasa C merupakan bahasa yang case sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil akan diperlakukan berbeda. Contoh namamahasiswa dan namaMahasiswa akan diperlakukan berbeda
Berikut ini hal-hal penting dalam penulisan variabel pada pemprograman C++:
1) Nama variabel bersifat case sensitive. Maksudnya, kesalahan mengetik huruf besar/huruf kecil dalam memanggil variabel akan membuat si variabel ini tidak terpanggil.
2) Pemberian nama variabel harus unik, tidak boleh sama dengan kata kunci bawaan C++ maupun fungsi.
3) Sebuah variabel tidak boleh mengandung spasi.
4) Hanya boleh diawali dengan huruf dan underscore, tidak boleh diawali angka atau karakter/simbol khusus.
5) Jika nama sebuah variabel lebih dari 32 karakter, maka yang akan terbaca komputer hanya 32 karakter pertama saja, selebihnya tidak akan dianggap tetapi masih dapat dieksekusi.
TIPE DATA
Tipe data adalah suatu hal yang menggambarkan jenis nilai dari suatu obyek data (konstanta atau variabel) yang nantinya akan digunakan untuk menginisialisasi sebuah variabel. Tipe data mempunyai ukuran byte yang berbada, tipe data dibedakan menjadi 2 yaitu tipe data dasar dan bentukan. Kali ini kita hanya akan membahas tipe data dasar atau disebut pulsa sebagai tipe data bawaan dari bahasa C++.
Dalam bahasa C terdapat 5 macam tipe data yaitu : void, integer, float, char, dan double.
TIPE
|
KETERANGAN
|
Void
|
Diartikan sebagai tapa tipe data dan tanpa pengembalian nilai
|
Int
|
Bilangan bulat
|
Float
|
Bilangan pecahan
|
Char
|
Karakter
|
Double
|
Bilangan pecahan dengan jangkauan data yang leih luas
|
Sedangkan C++ sendiri menambahkan dua tipe data lagi yaitu : bool dan wchar_t
TIPE
|
KETERANGAN
|
Bool
|
Isi bilangan boolean (True dan False)
|
Wchar_t
|
Wide character
|
Dengan jangkauannya yaitu sebagai berikut :
TIPE
|
UKURAN (bits)
|
RANGE
|
Unsigned char
|
8
|
0 s/d 255
|
Char
|
8
|
-128 s/d 127
|
Short int
|
16
|
-32,768 s/d 32.767
|
Usigned int
|
32
|
0 s/d 4,294,967,295
|
Int
|
32
|
-2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
|
Usigned long
|
32
|
0 s/d 4,294,697,295
|
Long
|
32
|
-2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
|
Float
|
32
|
3.4 e-38 s/d 1.7 E +38
|
Double
|
64
|
1.7 E-308 s/d 3.4 E +308
|
Long double
|
80
|
3.4 E-4932 S/D 1.1 E+4932
|
DAFTAR PUSTAKA
https://www.belajarcpp.com/tutorial/c/variable-tipe-data-dan-input-ouput/
Muhidin, A. (2010). Pemprograman Bahasa C++. Modul Pemprograman , 1-56.
Muhidin, A. (2010). Pemprograman Bahasa C++. Modul Pemprograman , 1-56.
https://noorsyifaqalby.wordpress.com/2013/10/31/mengenal-variabel-dan-tipe-dasar-pemograman-c/
Nama : Muhammad Khoirul Anam
NIM : 1801301042
Program Studi : Teknik Informatika
Kelas : 1A
Mata Kuliah : Algoritma dan Pemrograman
Dosen Pengampu : Winda Aprianti, M.Si.
TI Politala Alpro1 1A
0 Comments